www.JendelaPeristiwa.com.ǁJawa Barat,28 Juli 2026-Kabar baik bagi pengguna jalan di jalur nasional Ciamis-Cirebon, pembangunan kembali Jembatan Cikaleho di Dusun Namas, Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ditargetkan rampung pada awal Agustus 2026.
Bahkan, dalam dua hingga tiga hari ke depan kendaraan diperkirakan sudah bisa melintas dari dua arah tanpa lagi menggunakan sistem buka tutup.
Saat ini, pengerjaan jembatan yang sempat ambruk pada Sabtu (8/11/2025) itu memasuki tahap pemasangan besi tulangan lantai sebelum dilanjutkan dengan proses pengecoran.
Konsultan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa Barat, Rahman, mengatakan progres pembangunan berjalan sesuai jadwal.
Pihaknya menargetkan pekerjaan selesai pada 3 Agustus 2026 atau paling lambat 5 Agustus 2026.
“Hari ini kami fokus memasang besi tulangan lantai jembatan, kemudian dilanjutkan pengecoran. Targetnya selesai pada 3 Agustus, paling lambat 5 Agustus,” ujar Rahman saat ditemui di lokasi proyek, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, jembatan yang dibangun ulang memiliki spesifikasi lebih kuat dibandingkan konstruksi sebelumnya.
Desain baru disiapkan agar mampu menahan beban kendaraan bertonase besar sehingga lebih aman dan memiliki usia pakai yang lebih panjang.
“Struktur jembatan sekarang sudah disesuaikan untuk kendaraan dengan tonase yang lebih berat. Harapannya kualitasnya lebih baik dan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan,” katanya.
Rahman optimistis apabila proses pengecoran tidak terkendala cuaca, maka arus lalu lintas di lokasi proyek dapat kembali normal dalam dua hingga tiga hari ke depan.
“Kalau semua berjalan lancar, dua sampai tiga hari lagi kendaraan sudah bisa melintas dari dua arah tanpa sistem buka tutup,” ucapnya.
Sementara itu, salah seorang pengguna jalan, Dedi, mengaku menantikan selesainya pembangunan Jembatan Cikaleho.
Selama masa pembangunan, ia harus menghadapi antrean kendaraan akibat rekayasa lalu lintas yang diberlakukan.
“Setiap hari saya lewat sini untuk bekerja. Kalau masih buka tutup kadang antre cukup lama. Mudah-mudahan awal Agustus sudah normal lagi sehingga perjalanan lebih lancar dan tidak membuang waktu,” katanya.
Menurut Dedi, Jembatan Cikaleho merupakan akses vital yang menghubungkan Ciamis dengan Cirebon.
Karena itu, ia mengapresiasi percepatan pembangunan yang dilakukan agar aktivitas masyarakat dan distribusi barang kembali berjalan tanpa hambatan.