Rabu, 04 Mar 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Admin pada Daerah Nasional Ragam
22 Feb 2026 08:22 - 3 menit reading

Wajah Baru Stasiun Cirebon Setelah PKL Ditertibkan, Trotoar Akan Disulap Jadi Taman Kecil.

www.JendelaPeristiwa.com.ǁJawa Barat,11 November 2025-Trotoar di depan Stasiun Cirebon Kejaksan kini tampak lega.

Usai penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan pada Senin (10/11/2025), kawasan tersebut bersiap berubah wajah.

Nantinya, area yang semula dipenuhi lapak dan gerobak itu akan disulap menjadi taman kecil dengan trotoar baru yang lebih ramah pejalan kaki.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin menegaskan, bahwa pihaknya mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Cirebon dalam mempercantik area depan stasiun.

“Ini kan programnya Pak Wali Kota.”

“Jadi, KAI di sini mendukung programnya beliau karena ada permintaan resmi dari Pemkot untuk meminta dukungan dari KAI.”

“Kebetulan posisinya memang berada di depan Stasiun Cirebon,” ujarnya saat kembali diwawancarai Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, setelah penertiban selesai, KAI juga akan turut serta dalam pembangunan ulang trotoar dan penataan lingkungan di sekitar stasiun.

“Alhamdulillah kemarin sudah selesai penertiban.”

“Nanti untuk perbaikannya, KAI juga akan mendukung pembangunan trotoar tersebut untuk mengembalikan fungsi pejalan kaki sebagai tempat jalan kaki.”

“Rencananya juga akan ada sedikit taman untuk memperindah lingkungan,” ucapnya.

Meski belum mengetahui detail konsep desainnya, ia menyebutkan, bahwa penataan ulang tersebut akan melibatkan unsur ruang terbuka hijau dan ornamen khas Cirebon atau kereta api.

“Kalau konsep detailnya saya belum begitu paham, ya.”

“Baru sebatas nanti dibangun trotoar dan ada sedikit taman untuk mempercantik lingkungannya.”

“Soal ornamen, bisa saja nanti ada unsur Cirebon atau kereta, tapi itu ranahnya Pemkot,” jelas dia.

Rencana pembangunan akan dimulai setelah seluruh area benar-benar bersih dari bangunan PKL.

“Setelah beres semua, baru dilakukan pembangunan.”

“Intinya, kawasan depan stasiun akan dipercantik,” katanya.

Sementara itu, terkait izin PKL yang sebelumnya berjualan di kawasan tersebut, Muhibbuddin menjelaskan, bahwa lahan trotoar merupakan kewenangan Pemerintah Kota.

“Karena ini wilayahnya Pemkot, tentunya tidak berhubungan dengan KAI.”

“Jadi kalau soal izin, seharusnya ke Pemkot,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, pada Senin (10/11/2025), penertiban dilakukan terhadap puluhan PKL di kawasan Stasiun Cirebon Kejaksan.

Satu per satu lapak pedagang yang berdiri di atas trotoar mulai dirobohkan petugas gabungan dari Satpol PP, Garnisun, Denpom, Polsuska dan unsur TNI-Polri.

Gerobak, etalase, hingga papan kayu yang menutupi jalur pejalan kaki dipindahkan ke tepi jalan.

Menariknya, tidak terlihat perlawanan dari para pedagang.

Sebagian besar memilih membongkar sendiri lapaknya sebelum alat berat datang.

Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Edi Siswoyo, mengapresiasi langkah para pedagang.

“Penertiban hari ini memang sudah peringatan terakhir.”

“Ada 33 PKL yang kami tertibkan di kawasan Stasiun Kejaksan ini.”

“Alhamdulillah, rekan-rekan PKL sadar dan membongkar sendiri bangunannya,” katanya.

Langkah ini merupakan bagian dari rencana Pemkot Cirebon untuk membangun kembali trotoar agar tampak rapi dan nyaman bagi pejalan kaki.

“Mulai malam ini tidak ada lagi yang dagang di trotoar, karena dua sampai tiga hari ke depan trotoarnya akan mulai dibangun,” ujar Edi.

Pantauan di lapangan, penertiban berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan berjalan kondusif.

Kini, trotoar di depan Stasiun Kejaksan tampak lebih lega, dan warga kembali bisa berjalan tanpa harus berdesakan di bahu jalan.