Senin, 02 Mar 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Admin pada Daerah Nasional Ragam
22 Feb 2026 08:21 - 2 menit reading

UPDATE Macan Tutul Kabur dari Kandang Lembang Park & Zoo, Ditemukan Jejak Menuju Hutan

www.JendelaPeristiwa.com.ǁJawa Barat,5 September 2025-Pencarian macan tutul yang kabur dari Lembang Park & Zoo (LPZ) kini difokuskan ke hutan Gunung Tangkubanparahu.

Keputusan ini diambil setelah tim menemukan jejak yang menguatkan dugaan bahwa satwa tersebut bergerak menuju area hutan lindung.

Pihak kebun binatang menyatakan macan tutul tersebut dalam kondisi prima dan sehat.

Pencarian dilakukan di Hutan Gunung Tangkubanperahu setelah menguatnya tanda-tanda keberadaan macan tutul di hutan tersebut.

“Iya, fokus pencarian ke situ. Ada bukti-bukti jejak yang ditelusuri oleh tim, diduga kuat macan tutul mengarah ke hutan lindung di kaki Gunung Tangkubanparahu,” kata Humas LPZ, Miftah Setiawan saat dikonfirmasi, Kamis (4/9/2025).

Selain menelusuri jejak secara manual, petugas juga masih mengandalkan drone thermal untuk melacak keberadaan macan tutul.

“Tim yang siaga tetap ada. Pemantauan thermal drone tetap dilakukan di malam hari,” ujarnya.

Meski begitu, opsi untuk menghentikan upaya pencarian tengah dipertimbangkan oleh tim.

Namun, petugas akan memastikan bahwa macan tutul dalam kondisi aman di hutan lindung.

“Dan menurut keterangan dari Forum Macan Tutul Jawa (FORMATA), area hutan Gunung Burangrang, Tangkubanparahu, hingga Bukit Tunggul merupakan kantung-kantung habitat macan tutul,” ujarnya.

Miftah menegaskan, berdasarkan hasil observasi tanda-tanda yang ditemukan petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dan FORMATA, macan tutul dinilai dalam kondisi prima.

“Dengan cepatnya pergerakan, diperkirakan macan tutul dalam kondisi sehat,” tegasnya.

Di sisi lain, Miftah mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dengan keberadaan macan tutul. Sifat alamiah macan tutul adalah menghindari manusia dan keramaian.

“Sebagai bentuk ikhtiar kami dalam menjaga ketenangan dan keamanan warga sekitar, kami akan menyebar flyer, yang berisi edukasi. Bahwa, macan tutul tidak akan menyerang manusia, cenderung menghindari konflik dengan manusia. Bahkan untuk melintasi area yang menurut dia asing, dan bukan habitatnya, dia akan mencari jalan-jalan atau akses yang tersembunyi, akan lebih suka bersembunyi di semak-semak, jika dirinya merasa terancam,” tandasnya.