www.JendelaPeristiwa.com.ǁJawa Barat,2 Februari 2026-Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, sudah ada 58 korban yang berhasil diidentifikasi dari kantong-kantong jenazah yang diserahkan Basarnas ke tim DVI Polri.
Seluruh korban longsor Cisarua Kabupaten Bandung Barat yang telah diidentifikasi tersebut telah diserahkan kepada keluarga.
“Update tadi malam per jam 19.30 WIB, ada 58 jenazah yang telah berhasil diidentifikasi DVI. Sudah kita berikan dan titipkan ke keluarganya,” kata Hendra, Senin (2/2/2026).
Terpisah, Basarnas melaporkan telah menyerahkan 74 kantong jenazah berisi korban longsor hingga hari ke-9, Minggu (1/2/2026) sore. Saat ini, SAR gabungan tengah melakukan pencarian terhadap 6 orang yang diduga masih terkubur material longsor.
Diketahui, Basarnas merilis angka orang hilang dalam peristiwa longsor pada 24 Januari 2026. Totalnya mencapai 80 orang dan diduga tertimbun material longsor.
“Total body pack yang telah berhasil dievakuasi, berjumlah 74 body pack dengan perkiraan korban yang masih dalam pencarian sekitar 6 jiwa,” kata Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana di posko Basarnas, Desa Pasirlangu, Minggu (1/2/2026).
Ade mengungkapkan, pencarian di hari ke-9 dilakukan perluasan dengan merambah ke sektor A3. Hasilnya, ada 2 jenazah berhasil dievakuasi di lokasi tersebut.
Di hari ke-9, SAR gabungan mengevakuasi jenazah dengan 4 body pack ke tim DVI Polri.
“4 body pack dengan rincian dua body pack di worksite A2 dan dua di A3. Penemuan ini menunjukkan perluasan worksite yang dilakukan memberikan hasil positif dalam proses pencarian,” ujarnya.
Ade optimistis, seluruh korban bisa dievakuasi dari balik lumpuh longsoran sebelum masa perpanjangan berakhir pada 6 Februari 2026.
“Kita akan terus melakukan pencarian, kami mohon doa dan dukungan, agar proses pencarian dan evakuasi dapat berjalan lancar dan seluruh korban dapat segera ditemukan,” tandasnya.