Senin, 02 Mar 2026
Home
Search
Menu
Share
More
22 Feb 2026 08:21 - 2 menit reading

Update Kapal Nelayan Terbalik di Dadap Indramayu: KM Baru Kasih Tersangkut di Water Break

www.JendelaPeristiwa.com.ǁJawa Barat,24 Januari 2026-Kapal nelayan KM Baru Kasih terbalik di muara Kali Kamal, Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, pada Jumat (23/1/2026) kemarin.

Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, mengatakan, kapal berukuran 2 gross tonnage (GT) itu mengangkut tiga nelayan yang baru pulang melaut.

Menurut dia, identitas tiga nelayan itu ialah Carsidi (30), Endi (28), dan Karyono (45) yang seluruhnya tercatat sebagai warga Desa/Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

“Dalam peristiwa tersebut, korban atas nama Carsidi dan Endi selamat, sedangkan Karyono dinyatakan hilang tenggelam, hingga kini belum ditemukan,” ujar Asep Suryana saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Sabtu (24/1/2026).

Ia mengatakan, kecelakaan laut itu bermula saat KM Baru Kasih pulang melaut, dan hendak memasuki kawasan muara Kali Kamal tiba-tiba dihantam ombak besar.

Akibatnya, kapal tersebut langsung terbalik, karena tidak kuat menahan hantaman ombak besar yang dipengaruhi faktor cuaca buruk, sehingga ketiga korban tercebur ke laut.

Dalam kecelakaan laut itu, Karyono dinyatakan hilang tenggelam, sedangkan Carsidi dan Endi berhasil selamat setelah berusaha berenang menuju tepi pantai Desa Dadap untuk menyelamatkan diri.

“Ada seorang korban hilang atas nama Karyono, dan dua korban yang berhasil selamat langsung dievakuasi ke Puskesmas Juntinyuat untuk diberikan perawatan medis,” kata Asep Suryana.

Asep menyampaikan, KM Baru Kasih yang terbalik setelah dihantam ombak besar juga terdampar, dan kondisinya tersangkut di areal water break di bibir pantai Desa Dadap.

Hingga kini, petugas gabungan masih melaksanakan operasi SAR pencarian orang hilang menggunakan dua unit perahu karet milik Satpolairud Polres Indramayu dan Basarnas.

“Kami masih menyisir kawasan muara Kali Kamal dan areal bibir pantai Desa Dadap untuk mencari keberadaan korban yang hilang tenggelam dalam kecelakaan laut kemarin,” ujar Asep Suryana.