Minggu, 01 Mar 2026
Home
Search
Menu
Share
More
22 Feb 2026 08:21 - 2 menit reading

Penumpang Bandros di Bandung Membeludak Saat Diberlakukan Tarif Rp 80, Menjadi Rekor Baru

www.JendelaPeristiwa.com.ǁJawa Barat,18 Agustus 2025-Penumpang Bandung Tour on The Bus (Bandros) membeludak dan meningkat drastis saat diberlakukan tarif sebesar Rp 80. Momen itu diberlakukan untuk memperingati HUT Ke-80 RI dan Pekan Qris Nasional, Minggu (17/8/2025).

Saat memberlakukan tarif Rp 80 dalam satu hari tersebut, Dinas Perhubungan Kota Bandung bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI). Sehingga pembayarannya hanya menggunakan Qris.

Kasubag TU BLUD Angkutan, Dinas Perhubungan Kota Bandung, Ade Surya, mengatakan, total transaksi Bandros di dua lokasi, yakni Alun-alun Bandung dan Jalan Diponegoro, mencapai 1.962 dalam sehari.

“Jumlah penumpang Bandros kemarin itu rekor karena selama ini, kalau weekend maksimal kurang lebih 1.000 sampai 1.200 penumpang,” ujar Ade saat dihubungi, Senin (18/8/2025).

Dia mengatakan, jumlah penumpang Bandros ini meningkat drastis jika dibandingkan dengan momen 17 Agustus 2023 dan 17 Agustus 2024.

“Pada 17 Agustus 2023 total penumpang hanya 378 dan 17 Agustus 2024 total penumpang 714. Ini luar biasa karena momennya pas, pada 18 Agustus sekarang kan libur juga, jadi kemarin banyak peminat,” kata Ade.

Faktor peningkatan yang tak kalah penting, kata dia, karena pada 17 Agustus 2025 ini kondisi arus lalu lintas yang dilalui Bandros tidak macet alias lancar.

“Jadi kendaraan agak cepat. Normalnya 45 menit, bisa satu jam, tapi kemarin bisa di bawah 30 menit sudah balik lagi. Muter santai karena jalan kosong dari pagi,” ucapnya.

Faktor lain yang sangat memengaruhi tingginya jumlah penumpang Bandros ini, kata dia, tentu karena tarif yang sangat murah. Sehingga, wajar saja jika penumpangnya membeludak.

“Bahkan armada juga ada penambahan, dari asalnya 10 ditambah dua cadangan. Jadinya diturunkan semuanya 12 armada karena jumlah penumpang membeludak. Semua armada dikerahkan,” ujar Ade.

Rute Bandros tersebut tetap normal, yakni melintasi kawasan ikonik Kota Bandung mulai dari Alun-alun Bandung – Asia Afrika – Banceuy – Viaduct – Wastukencana – Dago – Diponegoro – Cilaki – Tamblong – Asia Afrika.