
www.JendelaPeristiwa.com.ǁJawa Barat,22 Desember 2025-Jumlah korban keracunan akibat menyantap menu nasi kotak di Pondok Pesantren Nuurush Sholaah, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, bertambah menjadi 130 orang.
Selain santri, ada warga serta guru-guru di ponpes itu jadi korban.
Sebagian korban sudah ada yang perbolehkan pulang usai ditangani medis di sejumlah rumah sakit, dan sebagian korban lainnya masih dirawat di aula pesantren.
“Jumlah korban menjadi 130 orang,” kata Agus Wahyudin, Camat, Senin (22/12/2025).
Dari jumlah tersebut, kata Agus, kasus keracunan massal akibat makanan yang katering itu dimasak di dapur di Cikancung, Kabupaten Bandung, terus mendapat penanganan.
Menurut Agus, 71 korban dievakuasi ke Rumah Sakit Kesehatan Kerja (RSKK), RSUD Cikopo Cicalengka, RS AMC, RS Unpad, RS Harapan Keluarga, dan 59 korban dirawat di aula pesantren.
Meski begitu, kata dia, sejumlah korban sudah ada yang diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing.
“Sudah ada yang pulang, dan ada juga yang masih menjalani perawatan medis di rumah sakit, dan di aula pesantren,” ucapnya.
Kejadian Awal pada Jumat
Diberitakan sebelumnya, peristiwa keracunan massal menimpa ratusan santri dan warga di Pondok Pesanten Nuurush Sholaah, Kecamatan Cimanggung.
Para korban menyantap makanan seusai kegiatan pesantren pada Kamis (18/12/2025) malam, dan korban keracunan makanan mulai berjatuhan pada Jumat dini hari, pukul 04.00-14.00.