
www.JendelaPeristiwa.com.ǁSurabaya,19 November 2025-Dalam upaya meningkatkan mutu sekaligus memperkuat daya saing industri garam nasional, PT Sumatraco Langgeng Makmur, perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan pengolahan garam, resmi menerapkan sistem sertifikasi mutu dan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara menyeluruh di seluruh lini produksinya. Kebijakan ini diumumkan langsung dari pabrik utama perusahaan yang berlokasi di kawasan industri Surabaya, Jawa Timur.
Direktur PT Sumatraco Langgeng Makmur, Nurhadi Wiyono, mengatakan bahwa penerapan SNI bukan hanya tuntutan pasar, tetapi komitmen perusahaan untuk memberikan produk garam yang lebih aman, higienis, dan memiliki kualitas stabil bagi konsumen. Menurutnya, konsistensi standar adalah faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan di tengah persaingan industri pengolahan garam yang semakin ketat.
“Kami ingin memastikan setiap butir garam yang keluar dari pabrik ini memiliki mutu yang terjamin. Penerapan SNI secara penuh merupakan langkah strategis agar produk kami tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di pasar global,” ujar Nurhadi Wiyono.
Sertifikasi dan standar yang diterapkan tidak hanya mencakup aspek akhir dari produk, tetapi juga menyangkut proses produksi secara keseluruhan. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses pencucian, pemurnian, pengeringan, hingga pengemasan akhir, semua tahap kini mengikuti pedoman ketat sesuai standar mutu nasional.
Dalam implementasinya, PT Sumatraco Langgeng Makmur juga melakukan pembaruan terhadap beberapa fasilitas produksi. Beberapa mesin pemurnian garam ditingkatkan untuk meningkatkan efisiensi serta mengurangi risiko kontaminasi. Selain itu, perusahaan memperkuat sistem monitoring kualitas melalui laboratorium internal yang bekerja secara rutin melakukan pengujian terhadap sampel produksi.
“Setiap batch garam yang diproses kini diuji langsung oleh tim laboratorium kami. Kami ingin memastikan bahwa setiap hasil produksi stabil, baik dari segi kadar Natrium Klorida (NaCl), kebersihan, maupun kandungan mineral lainnya sesuai standar SNI,” tambah Nurhadi.
Langkah perusahaan ini turut memberikan dampak positif bagi para pemasok bahan baku, khususnya petani garam. PT Sumatraco Langgeng Makmur kini menerapkan program pendampingan dan pelatihan bagi petani garam di daerah pemasok untuk memastikan bahan baku yang diterima memiliki kualitas sesuai standar.
Dengan demikian, sinergi antara perusahaan dan petani garam diharapkan dapat meningkatkan nilai jual garam rakyat sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas. Perusahaan juga berkomitmen menyerap lebih banyak garam lokal sebagai bahan baku untuk mendukung ketahanan industri dalam negeri.
Penerapan SNI secara menyeluruh diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkokoh fondasi industri garam nasional di masa yang akan datang.