www.JendelaPeristiwa.com.ǁJawa Barat,29 Oktober 2025-Kasus penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, kembali merebak dalam sepuluh bulan terakhir.
Terhitung sejak Januari hingga Oktober 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang mencatat ada seribuan lebih kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di kabupaten yang dipimpin Dony Ahmad Munir itu.
“Total ada 1.057 kasus di Sumedang. Dari jumlah tersebut, 3 orang dilaporkan hilang nyawa,” kata Aan Sugandi, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Dinkes Sumedang, Rabu (29/10/2025).
Aan mengatakan, tiga kasus kematian akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti ini tersebar di dua kecamatan.
“Dua korban merupakan warga Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, dan satu orang korban merupakan warga Darmaraja,” kata Aan.
Lebih lanjut ia menyebutkan, angka kasus DBD di Sumedang menunjukkan penurunan dibandingkan tahun lalu yang mencapai 2.341 kasus dengan 7 kasus kematian
“Jika dibandingkan dengan tahun lalu, Alhamdulillah menurun,” katanya.
Meskipun saat ini terjadi penurunan kasus, kata Aan, warga diimbau tetap mewaspadai bahaya penyebaran penyakit yang bisa mematikan itu.
“Warga diimbau tetap waspada, jaga kebersihan lingkungan. Jika mengalami gejala demam lebih dari tiga hari segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan,” ujarnya.