Minggu, 01 Mar 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Admin pada Daerah Nasional Ragam
22 Feb 2026 08:22 - 2 menit reading

Dari Bogor hingga Bandung, Destinasi Jabar Kian Ramai Disambangi Wisatawan Mancanegara dan Domestik

www.JendelaPeristiwa.com.ǁJawa Barat,3 Desember 2025-Jumlah pelancong domestik yang berlibur ke berbagai daerah di Jawa Barat terus merangkak naik sepanjang 2025.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik, tercatat 175,57 juta perjalanan wisatawan nusantara pada Januari hingga Oktober 2025, memperlihatkan peningkatan signifikan sebesar 28,73 persen dari periode yang sama tahun 2024 yang berada di angka 136,39 juta perjalanan.

Kenaikan ini menunjukkan geliat pariwisata yang semakin kuat sejalan dengan mobilitas masyarakat yang kembali pulih.

Pada bulan Oktober 2025 saja, BPS mencatat 17,04 juta perjalanan wisatawan nusantara dan capaian tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan September 2025 dengan pertumbuhan tipis sekitar 0,10 persen.

Bila disandingkan dengan data Oktober tahun 2024 yang berjumlah 13,74 juta perjalanan, lonjakan jumlah kunjungan mencapai 24,03 persen sehingga terlihat bahwa minat liburan masyarakat ke Jawa Barat semakin stabil di penghujung tahun.

Jika dilihat dari sebaran wilayah yang menjadi tujuan favorit, Kabupaten Bogor berada di posisi teratas dengan 26,07 juta perjalanan.

Kawasan wisata seperti Kebun Teh Puncak, Taman Safari, Curug Cilember hingga HeHa Waterfall terus menjadi pilihan utama para pelancong yang mencari suasana alam dan aktivitas rekreasi keluarga. Popularitas kawasan ini terlihat konsisten dari tingginya pergerakan wisatawan yang tercatat sepanjang tahun.

Di peringkat kedua terdapat Kota Bandung dengan raihan 19,84 juta perjalanan. Setelah itu dalam enam besar terdapat Kota Bekasi yang mencatat 11,92 juta perjalanan disusul Kabupaten Bandung dengan 11,86 juta kunjungan.

Berikutnya ada Kabupaten Bekasi dengan 11,03 juta perjalanan serta Kota Depok yang mencapai 10,07 juta perjalanan, menandai tingginya mobilitas masyarakat di wilayah-wilayah penyangga metropolitan.

Sementara itu, kedatangan wisatawan mancanegara yang menggunakan Kereta Cepat Whoosh menunjukkan peningkatan aktivitas selama Oktober 2025 dengan jumlah 16.431 kunjungan.

Dari total tersebut, turis asal Singapura menjadi yang terbanyak dengan persentase 30,46 persen, memperlihatkan tingginya minat wisatawan negara tetangga terhadap akses cepat menuju Jawa Barat.

Namun frekuensi kedatangan WNA melalui Whoosh pada Oktober 2025 tercatat menurun bila dibandingkan September 2025 yang mencapai 19.867 kunjungan, sehingga terdapat penurunan sebesar 17,30 persen dari bulan sebelumnya.

Dalam waktu bersamaan, BPS juga merilis data Tingkat Penghunian Kamar hotel bintang maupun non bintang di Jawa Barat yang menunjukkan tren positif.

Pada Oktober 2025, tingkat keterisian kamar gabungan mencapai 38,90 persen atau naik 2,57 poin dibandingkan bulan September 2025. Angka ini memperlihatkan pergerakan wisatawan yang juga berdampak pada sektor perhotelan.

Untuk kategori hotel berbintang, Kabupaten Purwakarta menjadi wilayah dengan tingkat hunian tertinggi yang mencapai 65,44 persen.

Adapun untuk hotel non bintang, Kota Bandung memimpin dengan tingkat penghunian 39,26 persen, menandakan tingginya aktivitas wisata dan perjalanan bisnis di pusat kota tersebut.