
www.JendelaPeristiwa.com.ǁJawa Barat,4 Oktober 2025-Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Barat telah menyerap 754.273 ton gabah kering dari petani tahun ini hingga awal Oktober.
Pimpinan wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Barat, Nurman Susilo, menyatakan, pihaknya siap membeli gabah kering panen musim gadu milik masyarakat di Jabar dengan harga Rp 6.500 per kilogram.
Musim gadu adalah musim tanam padi kedua atau musim tanam saat musim kemarau, yang biasanya berlangsung sekitar April hingga Juli.
“Pembelian gabah milik petani ini merupakan wujud komitmen dalam menjaga stabilitas pangan di Jawa Barat,” ujar Nurman, Jumat (3/10/2025).
Pembelian gabah milik petani tersebut berdasarkan surat penugasan Nomor: 257/TS.03.03/K/9/2025 yang diberikan kepada Perum Bulog oleh Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Penyerapan gabah ini, kata Nurman, sebagai upaya menjaga kestabilan harga serta menyeimbangkan ketersediaan pangan di tengah fluktuasi pasokan.
Selain itu, kata Nurman, Perum Bulog Kanwil Jabar juga turut serta dalam menyukseskan program pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dukungan dalam program Koperasi Desa Merah Putih tersebut di antaranya dalam bentuk menyediakan komoditi berupa beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), beras premium, gula pasir, dan minyak goreng.
Hingga akhir September 2025, terdapat 206 Koperasi Desa Merah di wilayah Provinsi Jawa Barat yang sudah terdaftar sebagai mitra binaan Perum Bulog yang lebih dikenal dengan Rumah Pangan Kita (RPK). Sebanyak 30 di antaranya sudah aktif melakukan transaksi pembelian komoditi pangan ke Perum Bulog Kanwil Jabar.
Perum Bulog Kanwil Jabar sedang dalam proses penjajakan terhadap 101 Koperasi Desa Merah Putih baru yang rencananya akan menerima dana pinjaman dari Bank Himbara untuk dijadikan sebagai mitra binaan Perum Bulog. Selain itu, Bulog mendukung proses bisnis Koperasi Desa Merah Putih dalam penyediaan pangan sehat dan harga terjangkau bagi masyarakat sekitar.
Terkait Program MBG, Nurman mengatakan, Perum Bulog Kanwil Jabar juga turut serta dalam menyukseskannya dengan menyediakan produk pangan khususnya beras ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), baik langsung kepada yayasan pengelola maupun melalui pihak lainnya.
Saat ini terdapat empat SPPG yang menerima pasokan beras dari Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Barat sebanyak 6.000 kilogram dan diharapkan ke depannya SPPG yang menerima pasokan beras akan bertambah jumlahnya.