Jumat, 17 Apr 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Admin pada Daerah Nasional
4 Jan 2025 11:45 - 2 menit reading

PT Tjakrawala Timor Sentosa Ajak Masyarakat Peduli Akses Informasi untuk Penyandang Tunanetra dalam Memperingati Hari Braille Sedunia

www.jendelaperistiwa.com.ǁBabau, Kupang, Nusa Tenggara Timur 4 Januari 2025 –PT Tjakrawala Timor Sentosa, sebuah perusahaan petambakan garam yang berlokasi di Babau, Kupang, Nusa Tenggara Timur, turut merayakan Hari Braille Sedunia yang diperingati setiap tanggal 4 Januari. Dalam kesempatan ini, perusahaan yang dikenal dengan komitmennya terhadap keberlanjutan dan inklusi sosial ini mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap akses informasi bagi penyandang tunanetra.

Direktur PT Tjakrawala Timor Sentosa, Nurhadi Wiyono, menyampaikan pentingnya memperhatikan hak-hak informasi bagi penyandang tunanetra, yang sering kali terabaikan dalam kehidupan sehari-hari. “Kami ingin menegaskan bahwa setiap individu, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan, berhak mendapatkan akses yang setara terhadap informasi. Hari Braille Sedunia adalah momen yang tepat untuk mengingatkan kita semua akan hal ini,” ujar Nurhadi.

Dalam peringatan tersebut, PT Tjakrawala Timor Sentosa juga menekankan pentingnya sistem komunikasi yang inklusif, seperti penggunaan huruf Braille, untuk memastikan penyandang tunanetra tidak tertinggal dalam perkembangan informasi dan teknologi. Braille, yang ditemukan oleh Louis Braille pada abad ke-19, telah menjadi alat vital bagi penyandang tunanetra untuk mengakses berbagai informasi, mulai dari pendidikan hingga berita sehari-hari.

Menurut Nurhadi Wiyono, salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan oleh perusahaan maupun individu adalah dengan mendukung inisiatif untuk mencetak materi informasi dalam format Braille dan memastikan fasilitas publik seperti tanda petunjuk dan informasi umum bisa diakses oleh semua kalangan. “Kami berharap masyarakat bisa lebih sadar dan peduli akan pentingnya akses informasi bagi semua pihak tanpa terkecuali,” tambahnya.

PT Tjakrawala Timor Sentosa juga berencana untuk melanjutkan program sosial yang mendukung pemberdayaan penyandang tunanetra di daerah sekitar perusahaan. Perusahaan ini berkomitmen untuk tidak hanya mengembangkan industri garam, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang inklusif bagi semua lapisan masyarakat.

Hari Braille Sedunia ini menjadi momentum yang mengingatkan kita akan pentingnya kesetaraan dalam akses informasi, serta tanggung jawab kita semua untuk menciptakan dunia yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas.

PT Tjakrawala Timor Sentosa adalah perusahaan yang bergerak di bidang petambakan garam yang berlokasi di Babau, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Perusahaan ini dikenal tidak hanya berfokus pada produksi garam berkualitas, tetapi juga pada berbagai inisiatif sosial yang mendukung keberlanjutan dan inklusi sosial, dengan perhatian khusus pada penyandang disabilitas.