Rabu, 04 Mar 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Admin pada Daerah Nasional Ragam
24 Des 2025 06:18 - 4 menit reading

Banjir Sumber Cirebon, Gudang Supermarket Terdampak, 19 Sepeda Motor Hanyut

www.JendelaPeristiwa.com.ǁJawa Barat,24 Desember 2025-Aktivitas pembersihan pascabanjir masih berlangsung di area gudang supermarket yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (24/12/2025) pagi.

Sehari setelah banjir menerjang kawasan tersebut, sisa-sisa lumpur, puing bangunan, serta barang logistik masih terlihat berserakan di sekitar gudang.

Camat Sumber, Andri mengatakan, banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sumber pada Selasa (23/12/2025) sore.

Luapan air dari sungai menyebabkan tanggul jebol dan menyeret sejumlah kendaraan hingga material gudang.

“Kemarin telah terjadi hujan deras pada hari Selasa tanggal 23 Desember 2025 pukul 16.30 WIB.”

“Di beberapa wilayah Kecamatan Sumber, khususnya di Kelurahan Tukmudal, terjadi luapan air akibat tanggul jebol, sehingga mengakibatkan beberapa kendaraan, sepeda motor khususnya, hanyut terbawa banjir,” ujar Andri saat ditemui di sekitar lokasi terdampak, Rabu (24/12/2025).

Ia menyebutkan, sejak pagi pihak kecamatan bersama Forkopimcam dan para lurah langsung bergerak melakukan penanganan awal dengan membersihkan sisa-sisa banjir.

“Oleh karena itu, kami bersama Forkopimcam dan para lurah hari ini sigap melaksanakan kegiatan membersihkan sisa-sisa banjir,” ucapnya.

Selain kendaraan, banjir juga membawa hanyut sejumlah bahan logistik dari gudang supermarket tersebut.

Namun hingga kini, nilai kerugian belum dapat dipastikan.

“Sementara ini ada bahan-bahan dari Gudang Surya, seperti makanan-makanan yang terbawa hanyut.”

“Untuk taksiran kerugian, sampai saat ini belum bisa dipastikan,” jelas dia.

Data sementara yang dihimpun pihak kecamatan mencatat, sedikitnya 19 unit sepeda motor dilaporkan hanyut terbawa arus banjir.

Dari jumlah tersebut, baru empat unit yang berhasil ditemukan, itupun dalam kondisi rusak berat.

“Sementara yang bisa kami informasikan, ada 19 unit motor yang terbawa hanyut.”

“Yang sudah ditemukan sekitar empat unit dan kondisinya tinggal rangka,” katanya.

Menurut Andri, banjir bandang dipicu oleh luapan air sungai dari wilayah hulu, tepatnya dari daerah Kuningan, yang kemudian mengalir deras ke wilayah Cirebon bagian bawah.

“Ini luapan sungai dari hulu, dari daerah Kuningan, sehingga berdampak ke wilayah yang ada di bawahnya, khususnya di Cirebon,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi wilayah Kecamatan Sumber.

Karena itu, koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa.

“Dengan cuaca yang saat ini ekstrem dan hujan sangat deras, kami selalu mengantisipasi bersama Forkopimcam, ada Kapolsek, Danramil dan para lurah untuk sigap di lapangan,” ucap Andri.

Terkait tanggul yang jebol, Andri memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas teknis agar segera dilakukan penanganan darurat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas teknis, baik Dinas PUTR maupun BBWS.”

“Mudah-mudahan hari ini juga segera dibuatkan beronjong,” jelas dia.

Pantauan di lokasi, para karyawan supermarket tampak berjibaku membersihkan puing-puing sisa banjir di area gudang.

Mereka terlihat menghitung barang-barang yang masih tersisa, di tengah banyaknya logistik yang dilaporkan hilang terbawa arus.

Namun awak media dibatasi untuk mendekati area gudang.

Manajemen dan petugas sekuriti melarang wartawan masuk terlalu dekat ke lokasi terdampak.

Meski demikian, sejumlah warga tetap berdatangan untuk menyaksikan langsung kondisi pascabanjir yang terjadi sehari sebelumnya.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Cirebon sejak Selasa (23/12/2025) sore berubah menjadi petaka.

Air meluap di sejumlah titik, melumpuhkan akses jalan, menghanyutkan gerobak pedagang, hingga menjebol tembok gudang sebuah supermarket di Kecamatan Sumber.

Peristiwa tersebut terekam dalam sejumlah video amatir warga yang viral di media sosial.

Salah satu video paling menyita perhatian memperlihatkan derasnya aliran air keluar dari area gudang supermarket, membawa kardus, sampah, hingga kemasan produk ke badan jalan.

“Gudang Surya jebol!” teriak perekam video dengan suara panik, seperti dikutip dari video yang beredar, Selasa (23/12/2025) malam.

Dalam rekaman itu, tampak tembok gudang runtuh tak mampu menahan tekanan air.

Puing-puing beton berserakan di dekat gerbang, sementara air cokelat pekat mengalir deras menuju jalanan.

Sejumlah kemasan produk berwarna hijau dan kuning terlihat hanyut dan menumpuk di jalan berpasir.

Tak hanya di Kecamatan Sumber, banjir juga melanda simpang empat Mountoya, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Berdasarkan watermark pada video, peristiwa terjadi sekitar pukul 17.23 hingga 17.24 WIB.

Arus deras memaksa pengendara motor turun dan menuntun kendaraannya, sementara kendaraan roda empat tersendat hingga memicu antrean panjang.

Video lain menunjukkan banjir parah di area terbuka yang diduga berada di sekitar fasilitas umum.

Ketinggian air disebut warga sudah mencapai setengah badan mobil.

Di lokasi berbeda, tembok pembatas sekolah roboh, lapangan berubah menjadi lautan air, dan sebuah gerobak dagangan tampak hanyut terbawa arus.

Hingga Selasa malam, banjir di sejumlah titik dilaporkan mulai surut.

Namun air dilaporkan bergeser ke wilayah utara Cirebon yang dikenal rawan banjir.

Warga pun masih dihantui kekhawatiran akan banjir susulan, mengingat potensi hujan deras diperkirakan masih akan terjadi di wilayah Cirebon dan sekitarnya.